Toner tuh sebenernya wajib atau enggak ya? Ada yang bilang wajib, ada juga yang bilang nggak ngaruh terlalu banyak ke kulit. Padahal, Toner punya peran penting dalam Skincare Routine untuk perawatan kulit wajah. Nah, simak artikel ini yang bahas fun fact, manfaat dan meluruskan mitos seputar toner dan pemakaiannya:
Fun Fact tentang Toner yang Jarang Diketahui
1. Toner yang terus berkembang seiring tahun.
Produk perawatan wajah ini sudah digunakan di masa lampau. Era 1950-1970 an formula dari toner punya kandungan alkohol yang tinggi karena berfungsi untuk menghilangkan sisa sabun dan minyak berlebih setelah mencuci wajah. Karena ini toner generasi awal sangat identik dengan rasa perih dan kering. Tapi kini, toner modern menjadi jauh lebih beragam dan lembut di kulit.
2. Toner punya beragam tekstur
Toner modern banyak yang memiliki tekstur yang lebih kental seperti tipe hydrating atau essence toner. Ada pula yang bertekstur milky atau sedikit gel dengan fokus utama tidak hanya untuk pembersihan tapi juga menghidrasi
3. Toner sebagai booster skincare
Toner masa kini yang lebih lembut dan membantu kulit menyerap produk selanjutnya seperti serum atau moisturizer. Toner juga berfungsi untuk membantu menyiapkan kulit untuk membuat bahan aktif berikutnya lebih bekerja dengan optimal.
4. Tidak semua toner bersifat exfoliating
Hanya toner yang mengandung bahan aktif AHA, BHA, atau PHA yang bisa membantu mengangkat sel kulit mati. Sebagian besar toner justru memiliki fokus pada hidrasi dan menenangkan kulit
Manfaat Toner Berdasarkan Fungsinya
Toner dari brand dan formulasi berbeda juga akan mempengaruhi manfaat bagi toner tersebut. Contohnya:
1. Re-hidrasi kulit setelah mencuci wajah
karena proses cleansing dengan sabun akan menghilangkan sebagian besar minyak alami kulit sehingga toner dengan bahan yang menghidrasi akan membantu mengembalikan kelembapan wajah.
2. Menyeimbangkan kondisi kulit
Kondisi kulit wajah setelah cleansing dengan facial wash akan mengubah kondisi kulit meskipun sementara. Toner dapat membantu menyiapkan kulit dengan cara menenangkan kulit dan membantu menstabilkan kembali kulit wajah sebelum mengaplikasikan produk berikutnya.
3. Membersihkan residu sabun atau cleanser
Beberapa toner terutama toner generasi awal, kombinasinya dapat membantu mengangkat sisa kotoran dari cleanser yang tertinggal menggunakan kapas.
4. Punya fokus di beberapa jenis kulit
Beberapa toner dengan kandungan aktif seperti niacinamide, centella asiatica, tea tree, atau hyaluronic acid berfungsi untuk mengatasi masalah seperti kemerahan, jerawat, kulit kusam, maupun dehidrasi.
5. Eksfoliasi ringan
Toner dengan bahan aktif AHA, BHA, PHA, memiliki fungsi eksfoliasi tapi lebih gentle daripada scrub atau peeling exfoliator.
Mitos Seputar Toner yang Perlu Diluruskan
1. “Toner tidak penting, bisa dilewati”
Toner bukan merupakan produk wajib bagi semua jenis kulit, tapi bagi pemilik kulit kering, dehidrasi apalagi mudah iritasi, toner justru sangat membantu menjaga kondisi kulit. Jadi pernyataan ini tidak sepenuhnya salah maupun benar.
2. “Toner harus selalu dipakai pakai kapas”
Tidak harus selalu pakai kapas, toner juga bisa diaplikasikan dengan tangan, apalagi jenis hydrating toner. Penggunaan kapas lebih cocok digunakan untuk toner eksfoliasi atau toner cleansing seperti toner generasi awal.
3. “Semua toner bikin kulit kering”
Hanya toner jenis lama yang mengandung tinggi alcohol yang cocok dengan pernyataan ini. Toner modern banyak diformulasikan untuk melembapkan dan menenangkan kulit.
4. “Toner dan micellar water itu sama”
Pernyataan ini salah karena toner merupakan produk perawatan setelah cleansing, dan micellar water adalah cleansing product itu.
5. “Toner hanya untuk kulit berminyak dan berjerawat”
Toner modern telah tersedia untuk semua jenis kulit, mulai dari yang kering, sensitif atau pun berminyak. Bahkan kulit kering dan sensitif seringkali lebih diuntungkan dengan penggunaan toner yang memiliki fokus hidrasi.
Cara Menggunakan Toner yang Benar
Aplikasikan toner secara merata setelah mencuci wajah atau setelah cleanser saat kulit masih lebih lembap untuk mendapatkan penyerapan lebih optimal.
Sesuaikan Jenis Toner:
- Hydrating Toner: aplikasikan dengan tangan, ditepuk perlahan. Bisa digunakan secara rutin pagi dan malam.
- Exfoliating Toner: gunakan kapas dan usap lembut, tidak perlu ditekan. Cukup 2-3 kali seminggu. Pemula cukup 1-2 kali seminggu.
- Gunakan metode layering jika benar-benar membutuhkan



