Skincare

Sudah Pakai Sunscreen Tapi Kulit Masih Kusam? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Digadang-gadang jadi produk skincare paling penting, sunscreen justru jadi produk yang paling sering disalahgunakan. Ada yang mengaku kalau sudah pakai sunscreen tapi kulit masih mengalami berbagai masalah seperti belang, flek, bahkan terlihat kusam.

Tak banyak yang tau kalau sunscreen memili aturan pakai untuk memaksimalkan fungsinya. Jadi tidak selalu pada produknya tapi bisa jadi salah pakai ataupun salah pilih kandungannya.

Biar gak salah lagi, simak artikel ini untuk memahami fakta, manfaat hingga mitosnya agar penggunaan sunscreen menjadi lebih optimal.

Fun Fact Tentang Sunscreen

1. SPF tidak mengukur perlindungan dari semua sinar matahari

Kebanyakan sunscreen hanya memiliki perlindungan terhadap UVB, dengan simbol SPF atau Sun Protection Factor. UVA yang memiliki peran besar terhadap penuaan dini bahkan kerusakan kulit jangka panjang. Sunscreen dengan perlindungan dari UVA dan UVB biasanya akan memiliki simbol SPF PA, SPF Board spectrum ataupun simbol UVA lain.

2. Sunscreen bukan hanya untuk pantai

Sayangnya, paparan sinar matahari tidak hanya memilih pantai ataupun cuaca cerah. Meskipun mendung, sinar UV, di dalam kendaraan maupun di dalam ruangan dekat jendela juga akan sampai di kulit. UVA sendiri dapat menembus kaca. Karena inilah sunscreen sangat penting digunakan untuk sehari-hari.

3. Jenis sunscreen-Physical & Chemical

Berbeda jenis berbeda pula jenisnya, physical sunscreen bekerja dengan vara memantulkan sinar UV dari permukaan kulit. Sebaliknya, chemical sunscreen lebih banyak menyerap sinar UV menjadi panas. Sama-sama efektif jika digunakan dengan benar.

4. Wajib Reapply sunscreen

Sunscreen tidak bertahan seharian. Pada umumnya, sunscreen akan bekerja selama 4 hingga 6 jam, namun efektivitas menurun setelah 2-3 jam apalagi kalau terkena keringat dan air.

Manfaat Sunscreen yang Terbukti Secara Ilmiah

1. Melindungi Kulit dari Kerusakan Akibat Sinar UV

Sinar UV mampu merusak DNA sel yang ada di dalam kulit jika diserap berlebihan oleh kulit. Sunscreen seperti namanya dapat membantu meminimalkan risiko kerusakan dengan memantulkan sinar UV ataupun menyerap dan mengubah sinar menjadi panas.

2. Mencegah Penuaan Dini

Efek dari UVA seperti gejala penuaan dini karena adanya paparan sinar matahari kronis. Sunscreen yang digunakan secara rutin terbukti memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit.

3. Membantu Mencegah Hiperpigmentasi

Paparan sinar matahari akan lebih mudah membuat kulit jadi banyak flek, ataupun memperparah bekas jerawat. Sunscreen tidak menghilangkan flek dan bekas jerawat tapi membantu untuk mencegah kemunculan atau keparahannya.

4. Melindungi Hasil Skincare Lain

Bahan-bahan aktif dalam skincare seperti retinol, vitamin C atau bahan aktif exfoliator akan bekerja dengan baik di bawah perlindungan sunscreen dari sinar UV. Jika tidak, manfaatnya akan berkurang atau bahkan menimbulkan iritasi.

5. Menjaga Warna Kulit Tetap Merata

Karena sifatnya yang mencegah munculnya flek hitam ataupun hiperpigmentasi, sunscreen dapat membantu mencegah paparan sinar matahari menimbulkan permasalahan kulit tidak merata terutama area wajah dan leher.

Mitos Seputar Sunscreen yang Masih Banyak Dipercaya

1. “Kulit gelap tidak perlu sunscreen”

Kulit yang lebih gelap memiliki perlindungan terhadap sinar UV lebih baik daripada kulit yang lebih terang. Akan tetapi, nyatanya setiap warna kulit tetap memiliki risiko kerusakan akibat paparan sinar matahari berlebih.

2. “SPF tinggi berarti tidak perlu reapply”

SPF yang tinggi tidak memperpanjang durasi perlindjungan dari sinar matahari karena SPF tinggi menentukan seberapa kuat perlindungan sunscreen terhadap permukaan kulit.

3. “Sunscreen bikin kulit berjerawat”

Karena concern ini, banyak perusahaan skincare membuat sunscreen dengan formula non-comedogenic, sehingga kulit tetap terlindungi tanpa harus mengkhawatirkan akan muncul jerawat.

4. “Make up sudah cukup sebagai perlindungan matahari”

Penggunaan make up tidak mungkin sama jumlahnya dengan sunscreen biasa karena, jumlah make up yang terlalu berlayar akan membuat make up justru crack. Jadi meskipun makeup memiliki SPF, penting juga menggunakan sunscreen biasa untuk perlindungan optimal.

5. “Hanya perlu sunscreen saat panas terik”

Paparan sinar UV tidak mengenal mendung dan cerah. Radiasinya akan terus ada tanpa memperdulikan cuaca.

Cara Menggunakan Sunscreen yang Benar

  1. Pakai jadi penutup skincare waktu pagi hari.
  2. Aplikasikan sebelum menggunakan base make up jika terbiasa bermake-up keluar rumah.
  3. Pakai sunscreen kurang lebih 2 ruas jari untuk wajah dan leher.
  4. Tunggu sunscreen meresap sebelum beraktivitas di luar ruangan kurang lebih 15-20 menit.
  5. Wajib banget reapply setidaknya 3-4 jam sekali atau 2-3 jam kalau sedang berkeringat apalagi kontak dengan air.
  6. Jangan lupakan garis rambut, bawah mata, dan telinga.

Saya Keira Elviana, pecinta makeup natural, outfit chic, dan gaya hidup yang tenang. Di Bluechictee.com, saya menulis tentang fashion modern, skincare harian, bodycare, dan beauty tips yang cocok untuk perempuan aktif. Saya ingin membantu anda menemukan gaya yang nyaman, perawatan yang pas, dan rutinitas yang bikin anda lebih percaya diri setiap hari.